Rabu, 23 Mei 2012

Adab Penulisan di Internet

Adab adalah satu istilah bahasa Arab yang berarti adat kebiasaan. Kata ini menunjuk pada suatu kebiasaan, etiket, pola tingkah laku yang dianggap sebagai model. Selama dua abad petama setelah kemunculan Islam, istilah adab membawa implikasi makna etika dan sosial. Kata dasar Ad mempunyai arti sesuatu yang mentakjubkan, atau persiapan atau pesta. Adab dalam pengertian ini sama dengan kata latin urbanitas, kesopanan, keramahan, kehalusan budi pekerti masyarakat kota.
            Atau dapat pula dikatakan, pengertian adab menurut bahasa ialah kesopanan, kehalusan dan kebaikan budi pekerti, akhlak. Adapun menurut M. Sastra Praja, adab yaitu tata cara hidup, penghalusan atau kemuliaan kebudayaan manusia.
Sedangkan menurut istilah, adab ialah:  “Adab ialah suatu ibarat tentang pengetahuan yang dapat menjaga diri dari segala sifat yang salah”. Dengan demikian dapatlah diambil pengertian bahwa adab ialah mencerminkan baik buruknya seseorang, mulia atau hinanya seseorang, terhormat atau tercelanya nilai seseorang. Maka jelaslah bahwa seseorang itu bisa mulia dan terhormat di sisi Allah dan manusia apabila ia memiliki adab dan budi pekerti yang baik.
            Adab tidak hanya terdapat di dunia nyata, namun di dunia maya atau sebut saja dunia internet, adab juga sangat dibutuhkan disini. Dengan adanya adab di dunia maya, maka semua hal-hal negative, seperti mencela atau menhina karya porang lain, mengcopy paste karya tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumbernya akan dapat diminimalisir, sehingga prang tidak perlu takut lg untuk mencurahkan hasil karya tulisannya di internet.
Hal-hal yang dilarang dalam penulisan di internet akan dijelaskan sebagai berikut:
1.   Mengirimkan dan mendistribusikan dokumen elektronis yang bersifat pornografi, judi, mengina dan mencemarkan nama baik, mengancam, membohongi dan menyesatkan, menyinggung SARA dan menakut-nakuti. Maksud dari point pertama tersebut adalah dilarang keras menyebarkan hal-hal yang dapat merugikan orang lain dari segi nama baik, SARA, dll. Penulis yang baik adalah penulis yang menghindari hal-hal di atas.
2.    Dengan sengaja tanpa hak mengakses komputer orang lain dengan tujuan memperoleh informasi atau dokumen elektronik, dengan sengaja melakukan pembobolan, penerobosan dan melampui sistem keamanan elektronis. Point kedua ini dapat dikatakan sebagai pencuri dokumen, karena mencuri dokumen orang lain tanpa seizinnya. Penulis yang baik tentunya akan sangat hati-hati pada point kedua ini.
3.   Melakukan penyadapan terhadap informasi elektronis atau dokumen elektronis. Tindak penyadapan merupakan sikap pencurian yang dapat dikenakan tindak pidana. Maka dari itu, di lingkungan internet dilarang keras menyadap dalam bentuk dan hal apapun sehingga dapat merugikan orang lain.
4.        Melakukan perbuatan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronis. Perbuatan mengganggu orang lain merupakan sikap negatif yang harus dihindari, apalagi dalam dunia maya atau internet. Maka dari itu, penulis yang baik akan sangat memperhatikan penulisannya di internet agar tidak mengganggu pihak lain.
5.        Tanpa hak melakukan penggandaan, mendistribusikan atau memproduksi sesuatu yang digunakan untuk mendukung keperluan melakukan perbuatan yang dilarang yang telah disebutkan diatas. Maksud dari point kelima ini adalah dilarang keras menyamakan dokumen atau hal apapun tanpa seizin pemiliknya atau bisa dikatakan sebagai plagiat.
6.     Memanipulasi, mengubah, mengilangkan, merusak dengan tujuan menjadikan suatu informasi elektronis atau dokumen elektronis seperti otentik. Hal ini jelas merupakan tindak kebohongan yang tentunya akan merugikan banyak orang. Penulis yang baik pastinya tidak akan melakukan hal ini.

Sedangkan hal-hal yang harus di perhatikan dalam penuliisan di internet agar tidak terjadi kesalahpahaman, akan dijelaskan sebagai berikut :
1.        Isi dokumen atau file tidak mengandung unsur SARA
Unsur SARA merupakan masalah yang masih sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan sehari-hari maupun lingkungan internet. Maka dari itu, penulisan dalam internet harus sangat diperhatikan dari segi unsur seperti ini. Hal ini dikarenakan dapat merugikan orang lain ataupun suatu bentuk organisasi.
2.        Tidak berbau pornografi
Kasus pornografi sangat merugikan masyarakat, hal ini dapat dilihat dari sisi negatif dari perkembangan dunia internet. Hal ini Jelas harus sangat diperhatikan dalam mengunggah file, tulisan, atau dokumen penulis agar tidak berbau sedikitpun mengenai unsur pornografi.
3.        Tidak melanggar hak cipta
Hak cipta dapat dikatakan sebagai hak akuisisi karya seseorang atau suatu kelompok. Penggunaan hak cipta seseorang tanpa seizinnya jelas sangat melanggar etika menghargai karya orang lain. Maka dari itu, dalam penulisan di internet harus sangat diperhatikan mengenai hak cipta ini.
4.        Sumber referensi atau tulisan harus dicantumkan
Pencantuman sumber referensi atau tulisan dalam penulisan di internet harus diperhatikan, dikarenakan hal ini akan menggambarkan bahwa file, dokumen, atau tulisan yang anda buat bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, pencantuman sumber referensi juga termasuk ke dalam sikap penghargaan terhadap karya orang lain.
5.        Penggunaan inisial
Penggunaan inisial dalam penulisan di internet ini berfungsi sebagai penghindar kesalahan dari hal-hal yang belum jelas pada suatu penulisan di internet. Dengan kata lain, hal ini lebih menghargai praduga tak bersalah kepada seseorang dalam tulisannya di internet.
6.        Kata kunci yang tepat
Pemberian kata kunci yang tepat dalam penulisan internet ini sangat memudahkan pengguna internet untuk mencari sesuai dengan apa yang diinginkannya tanpa harus mendapatkan hasil yang menyimpang. Penggunaan kata kunci yang tepat juga bisa meningkatkan kualitas pengguna internet tanpa harus membuang-buang waktu.
           
Dengan mengetahui adab dan tata cara penulisan di internet, maka diharapkan teman-teman pembaca ataupun penulis di internet dapat saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain, sehingga tindak kejahatan akan dapat dikurangi di dunia ini, dimulai dari kehidupan di dalam dunia maya atau internet.


Referensi:


Minggu, 13 November 2011

INDONESIA Melaju ke Semifinal !!!

INDONESIA !!! (Teet, teet, teet, teet, teeeet) *\^_^/*

Rakyat Indonesia kembali bergembira, setelah malam tadi Timnas Sepakbola U-23 Indonesia berhasil mengalahkan Timnas Thailand dengan skor 3-1. Ini adalah kali pertama Indonesia mengalahkan Thailand dalam ajang bergengsi se asia tenggara, Sea Games. Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia berhasil membukukan point 9 dan menempati puncak klasmen, sementara di posisi kedua ada Malaysia dengan point 7.

Point 9 ini telah berhasil membuat Indonesia masuk ke dalam semifinal. Sementara Malaysia harus bisa memenangkan atau paling tidak seri di pertandingan berikutnya melawan Indonesia kamis, 14 November 2011 nanti di stadion utama senayan.

Mengulas sedikit tentang pertandingan melawan Thailand, ini dia susunan pemain kedua tim:

Indonesia: 1- Kurnia Meiga; 13-Gunawan Dwi Cahyo, 28-Abdul Rahman, 15-Hasim Kipuw, 24-Diego Michiels; 8-Egi Melgiansyah, 26-Hendro Siswanto (Mahardiga Lasut 56); 21-Andik Vermansyah (Lucas Mandowen 87), 10-Octovianus Maniani (Ferdinand Sinaga 80), 27-Patrich Wanggai; 25-Titus Bonai.

Thailand: 18-Ukrit Cumsokcheak; 3-Seeket Madputeh, 8-Sarach Yooyen, 9-Ronnachai Rangsiyo, 11- Isarapong Lilakorn, 12-Kroekrit Thawikan, 14-Natarid Thammroddodpon, 15- Theeraton Bunmathan, 16-Sutjarit Jantakol, 17-Pokklaw A-Nan, 20-Komkrit Cumsokcheak.

Sebetulnya, kedua tim tampil memeragakan permainan cepat. Namun, sial bagi Thailand. Karena harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Theeraton Bunmathan mendaptkan akumulasi kartu kuning pada menit ke-13. Pemain bernomor punggung 15 tersebut diganjar kartu kuning kedua akibat menjatuhkan Andik Vermansyah saat melakukan penetrasi di sayap kanan.

Meskipun demikian, Indonesia tidak dibiarkan leluasa bermain. Beberapa kali serangan yang dilancarkan Egi Melgiansyah dan kawan-kawan berhasil dipatahkan barisan pertahanan Thailand. Indonesia tak menyerah begitu saja. Mereka terus menjaga intensitas serangannya.


Akhirnya, perjuangan keras Indonesia membuahkan hasil berkat gol yang diciptakan Titus Bonai pada menit ke-33. Gol tersebut berawal dari umpan silang Hasim Kipuw setelah melakukan pentrasi di sektor kanan. Umpan tersebut langsung disambut Tibo dengan sundulan dan gol. Gol tersebut membuat Indonesia semakin menggila. Di sisa waktu babak pertama, dua peluang emas Indonesia untuk memperlebar kedudukan terbuang sia-sia. Hendro Siswanto dan Andik Vermansyah gagal menyarangkan bola ke gawang Thailand meskipun keduanya tinggal berhadapan dengan Ukreet Wangmeena. Skor tersebut bertahan sampai babak pertama habis.

Di awal babak kedua, Indonesia diganjar hukuman penalti setelah Abdurahman menjatuhkan Sarach Yooyen. Ronnachai Rangsiyo yang tampil sebagai eksekutor sukses menjaringkan bola pada menit ke-51. Kedudukan pun menjadi imbang 1-1. Namun hasil imbang tersebut hanya bertahan 12 menit. Indonesia kembali unggul 2-1 berkat gol yang diciptakan Patrich Wanggai memanfaatkan sepak pojok.

Indonesia pun semakin di atas angin, setelah Thailand harus bermain sembilan pemain karena Ekkasit Chaobut mendapatkan akumulasi kartu kuning pada menit ke-65. Chaobut diganjar kartu kuning kedua akibat melanggar Andik.

Meskipun kalah dalam jumlah pemain, Thailand terus mencoba menekan di sisa waktu babak kedua. Namun, hal tersebut membuat lubang di lini pertahanan Thailand yang mampu dimanfaatkan oleh Indonesia. Pada menit ke-91, melalui serangan balik yang cepat, Ferdinand Sinaga mampu mencetak gol perdananya di ajang SEA Games setelah memanfaatkan umpan dari Wanggai. Skor 3-1 pun akhirnya dibawa pulang oleh Indonesia, dan Thailand tertunduk malu.

Ini adalah kali pertama untuk Thailand tidak mampu menempuh pertandingan sepak bola hingga semifinal dalam ajang Sea Games.

Meski demikian, Indonesia tidak boleh terlalu besar kepala terlebih dahulu, karena kamis nanti Malaysia siap menguji Timnas Indonesia. Selain itu lawan-lawa di semifinal dari Group B juga siap menghadang langkah Indonesia.

Apapun yang terjadi, mari tetap dukung Timnas INDONESIA !!!!

INDONESIA BISA !!! (^_^)




http://www.goal.com/id-ID/match/70267/indonesia-u-23-vs-thailand-u-23/report

http://www.republika.co.id/berita/sepakbola

http://www.gosipbola.com/wp-content/uploads/2011/10/Timnas-U-23-semakin-mantap-menatap-SEA-Games-2011

Jumat, 11 November 2011

PKM - Pengabdian Kepada Masyarakat (PKMM)

"Prototype Alat Otomatis Pemberi Pakan dan Minum Ayam Berbasis Mikrokontroler AT89S51"

Judul diatas adalah merupakan salah satu usulan kelompok kami dalam melakukan PKM 2011. Kami berharap dengan adanya protype ini, dapat membantu masyarakat, khususnya para peternak ayam agar dapat terbantu dalam memberi makan ternak-ternak mereka.

Seiring meningkatnya jumlah pendapatan penduduk Indonesia maka semakin meningkat pula kebutuhan bahan makanan, termasuk bahan makanan yang berasal dari hewan terutama daging. Salah satu jenis ternak yang yang menjadi sumber utama penghasil daging adalah ayam di mana pemeliharaan dan konsumsi sudah menyebar di seluruh Indonesia, di samping itu, beberapa kelebihan yang dimiliki ayam sebagai bahan konsumsi telah menyebabkan terdapatnya preferensi yang tinggi dari masyarakat terhadap daging ayam potong. Di DKI Jakarta saja, kebutuhan ayam potong mencapai 1,5 juta ekor per hari. Sementara di Tanah Air kebutuhan ayam potong diperkirakan mencapai tiga juta sampai lima juta ekor per hari.(Tim Liputan 6 SCTV, Dusta Pedagang Ayam Potong, Diambil 2 Mei 2007, dari http://www.Liputan6.com).

Komoditas unggas mempunyai prospek pasar yang baik karena didukung oleh karakteristik produk unggas seperti ayam diterima oleh masyarakat Indonesia yang sebagian besar muslim, harga yang relatif murah dengan akses yang mudah karena sudah merupakan barang publik dan merupakan pendorong utama penyediaan protein hewani nasional. Sebagai salah satu sumber penyediaan protein hewani, masyarakat Indonesia mulai mencoba membuka usaha baru sebagai perternak ayam.

Bagi usaha peternak ayam, agar dapat menghasilkan kualitas yang baik maka sangat diperlukan pemeliharaan yang lebih baik dan dilakukan secara kontinu. Dalam pemeliharaan ayam, ada dua hal yang sangat berperan dalam kelangsungan hidup ayam tersebut yaitu jangka waktu pemberian pakan dan minum. Memberi pakan yang tepat dapat menghasilkan kualitas ayam yang sangat baik. Pemberian minum yang bersih dapat menjaga pertumbuhan ayam. Para peternak ayam di dalam memberi makanan masih menggunakan sistem memberi pakan dan minum secara manual. Dosis makanan untuk ayam umur sekitar 18 minggu ± 5 kali sehari, selang waktu 1 jam. Dengan adanya suatu rutinitas para petani peternak ayam dalam memberi pakan dan minum, terkadang kala muncul suatu masalah yaitu kelupaan dalam memberi makanan ataupun minuman.

Akibat munculnya suatu masalah, peternak ayam mulai mencari solusi atas permasalahan tersebut. Dengan ini penulis mencoba membuat satu solusi dimana mengubah sistem memberi makanan dan minuman manual menjadi sebuah sistem baru yaitu sistem pemberian makanan dan minuman otomatis dengan judul ″Prototype Alat Otomatis Pemberi Pakan dan Minum Ayam Berbasis Mikrokontroler AT89S51″

Manfaat yang dapat diambil dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Berpartisipasi program pemerintah dalam meningkatkan produksi ayam berkualitas.

2. Memudahkan dalam mengendalikan pemberian pakan dan minum kepada ayam.

3. Mampu menghemat pakan dan minuman untuk ayam agar tidak terbuang sia-sia dan terjamin kualitas makanannya.

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi karya yang dapat diproduksi secara masal. Selain itu dapat pula dilanjutkan untuk keperluan hak cipta atau hak paten bila mungkin.

Berikut ini adalah metode pelaksanaan dari pembuatan prototype dari alat tersebut.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Dalam rangka penyelesaian penelitian ini, pelaksanaan kegiatan dilakukan di Laboratorium Teknik Industri Universitas Gunadarma, rumah kost, dan rumah tinggal.

Tahapan pelaksanaan/Jadwal Faktual

Tahap-tahap yang sudah dilakukan yaitu:

1. Analisis Kebutuhan

Tahap analisis kebutuhan terdiri dari beberapa jenis. Untuk kebutuhan pengumpulan data dan informasi dilakukan survei ke pusat perbelanjaan Glodok, Pasar Glodok dan rumah kost. Selain itu analisis kebutuhan juga dilakukan dalam rangka perumusan komponen yang sesuai untuk perancangan alat yang diusulkan. Hal ini dilakukan dengan studi pustaka.

2. Desain Konsep Sistem

Setelah analisis kebutuhan dirumuskan, maka selanjutnya adalah kegiatan desain atau merancang.

3. Pembuatan Alat

Setelah rancangan konsep selesai dilakukan selanjutnya kegiatan realisasi pembuatan alat. Pertama kali dilakukan perancangan alat dengan melakukan desain alur rangkaian pada software reads51 agar supaya dapat melakukan analisis sesuai dengan yang kita inginkan.

4. Uji Coba

Pengujian dilakukan di rumah kost dan evaluasi di Laboratorium Teknik Industri Universitas Gunadarma. Proses uji coba dilaksanakan setiap saat terhitung dari minggu ke-8 dan ke-9 selama proses penelitian berlangsung dalam 12 minggu.

Sumber:

Proposal PKM-K Universitas Gunadarma “Prototype Alat Otomatis Pemberi Pakan dan Minum Ayam Berbasis Mikrokontroler AT89S51” (4ID01 – September 2011)